Selat Tebrau menjadi Selat Hati
Hati ini tergerak tatkala terbaca sajak ini dan persoalan yang seringkali berligar di minda telah timbul kembali; Identitiku selaku anak Melayu Singapura.. apakah perinciannya? Ataupun ia hanya satu mitos untuk menyedapkan hati semata-mata?
Rindu Singapura
Kita yang asal setanah seair mandi
dipisahkan kerana suatu janji
hak yang dipertuan dengan tuan baru
berzaman ditelan gelita waktu;
setelah bersatu – jadi bumi merdeka
perit rasanya hidup serumah tangga
lalu bercerai – memilih hala berbeza
padahnya sukar mengubat rindu rasa;
Selat Tebrau menjadi selat hati
Hingga tidak enak kita menyanyi
“Geylang si paku Geylang
Geylang si rama-rama
Pulang marilah pulang
Marilah pulang bersama-sama”
Racun kata-kata – bisanya jadi perang mulut
perang mulut – ledakannya jadi perang jiwa
luka lama – darahnya jadi gumpalan api
kembali menjulang membakar hati
Kauhingarkan ruang udara
kaukotorkan ruang samudera
ruang darat bukan mudah berjabat mesra
ruang selat berkhianat gurau senda
sejarah jua memisahkan persada
hingga tidak enak kita menyanyi
“Tanjung Katong airnya biru
tempat mandi si dara jelita
Sama sekampung hai sedang dirindu
inikan lagi hai jauh di mata”
Tanjung Pagar ruang kita bertemu
sejak dulu tiada pun mengenali jemu
cuma kini dalam sombong bongkakmu
setia berubah menjadi sembilu
terasa parah tajamnya menusuk kalbu;
biar aku bacakan pantun baruku
“Selat Tebrau bercahaya perang
di pantai Johor melepaskan rindu
khianat bergurau saudara seberang
pandai bermasyhur curang di kalbu”
“Di bawah lindungan pepohon ru
dekah ketawa kerabat berjalan
sejarah dipadam rakyat keliru
hilanglah budaya adat warisan”
Siapa rindu siapa
Siapa perlu siapa
Siapa merindu
Siapa yang dirindu?
__________________________________
- A. Aziz Deraman
Johor Baharu, Johor (17 Mei 1998)
About this entry
You’re currently reading “Selat Tebrau menjadi Selat Hati,” an entry on Gerobok Pandora
- Published:
- Mac 22, 2009 / 3:41 am
- Category:
- Bahasa Melayu, Emosi, Nationalisme, Sejarah, Singapura Tercinta
- Tags:
1 Comment
Jump to comment form | comments rss [?] | trackback uri [?]